Tingkatkan Kapasitas Kader, PK IMM Ahmad Dahlan Lamongan Gelar Materi Public Speaking Bersama Wapres BEM Unair

LAMONGAN – Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ahmad Dahlan Lamongan menyelenggarakan kegiatan Pra-Darul Arqam Dasar (Pra-DAD) dengan menghadirkan materi khusus mengenai kemampuan berbicara di depan umum (public speaking). Acara yang berlangsung antusias ini menghadirkan Shintya Iftitah, Wakil Presiden BEM Universitas Airlangga (Unair) 2026, sebagai pemateri utama.

Acara dibuka oleh Zakiyatul Faqiroh selaku Moderator yang membakar semangat para peserta dengan jargon khas IMM. Kehadiran Shintya Iftitah menjadi magnet tersendiri bagi para calon kader, mengingat rekam jejaknya yang aktif baik di internal Muhammadiyah maupun di kancah kepemimpinan mahasiswa nasional.

Dalam pemaparannya, Shintya menekankan bahwa identitas sebagai kader IMM harus menjadi kebanggaan yang dibawa ke mana pun, termasuk di lingkungan kampus negeri. Ia menggaris bawahi tiga kompetensi dasar kader yaitu, religiusitas, humanitas, dan intelektualitas sebagai fondasi dalam berinteraksi dengan masyarakat luas.

"Kita harus bangga sebagai kader IMM. Lahir dari rahim Muhammadiyah mengajarkan kita banyak hal yang tidak boleh luput untuk kita tunjukkan kepada dunia," ujar Shintya di hadapan para peserta.

Memasuki inti materi, Shintya menjelaskan bahwa public speaking bukan sekadar kemampuan berpidato di atas panggung, melainkan elemen krusial dalam kehidupan berorganisasi. Menurutnya, hambatan komunikasi seperti perbedaan pendapat dan konflik internal sering kali berakar dari ketidakmampuan menyampaikan ide dengan tepat.

"Komunikasi selalu ada dalam setiap aspek kehidupan kita. Baik saat diskusi kelompok, presentasi di kelas, hingga menjadi pembicara formal, semuanya membutuhkan skill komunikasi. Jangan lari dari masalah komunikasi, karena di masa depan kita akan terus dibentur dengan kebutuhan ini," tegasnya.

Ia juga mematahkan mitos bahwa kemampuan berbicara adalah bakat lahir. Shintya memotivasi para peserta agar berani memulai dari "titik nol". Menurutnya, pembicara hebat sekalipun melewati proses panjang untuk mencapai level profesional.

Kegiatan ini diharapkan dapat membekali calon kader PK IMM Ahmad Dahlan Lamongan dengan kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi yang mumpuni, sehingga mereka siap menjalankan peran strategis baik dalam organisasi maupun di tengah masyarakat. Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif antara pemateri dan peserta yang tampak sangat antusias menggali tips praktis mengatasi kegugupan saat berbicara. (Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan PK IMM Ahmad Dahlan Lamongan, Periode 2026-2027)